Kota Padang Lolos Seleksi Tahap II Kota Gastronomi Dunia UNESCO, Peluang Besar Mengangkat Kuliner Minang ke Kancah Dunia

Kota Padang Lolos Seleksi Tahap II Kota Gastronomi Dunia UNESCO, Peluang Besar Mengangkat Kuliner Minang ke Kancah Dunia

PADANG — Kamis, 20 Agustus 2026, menjadi hari yang membanggakan bagi seluruh masyarakat Sumatera Barat dan bangsa Indonesia pada umumnya. Kota Padang berhasil lolos masuk ke dalam seleksi tahap kedua pencalonan sebagai Kota Gastronomi Dunia dalam Jaringan Kota Kreatif UNESCO (UCCN) tahun 2027. Pengumuman ini disampaikan kepada publik dan menjadi sorotan utama berbagai media daerah maupun nasional pada tanggal 20 Agustus 2026, menyusul pengumuman resmi yang diterima Pemerintah Kota Padang sehari sebelumnya.

Kota Padang maju dalam pencalonan ini dengan mengandalkan kekayaan budaya pangan masyarakat Minangkabau yang telah dikenal luas di manapun berada. Kekayaan ragam masakan, cita rasa yang khas, cara pengolahan bahan pangan yang turun-temurun, serta nilai-nilai filosofi yang terkandung di dalamnya menjadi daya tarik utama yang dinilai sangat layak untuk diakui dunia. Selain itu, penilaian juga didasarkan pada komitmen kota dalam mengembangkan sektor kuliner secara berkelanjutan, melestarikan warisan budaya pangan, serta menjadikan kuliner sebagai sarana peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pengembangan pariwisata daerah.

Kuliner Minangkabau bukan sekadar makanan pengganjal lapar. Di balik setiap hidangan yang lezat tersimpan filosofi, kebiasaan, dan kearifan masyarakat yang hidup berdampingan dengan alam. Bumbu rempah yang kaya, cara memasak yang unik, serta tata cara penyajian yang penuh kehangatan adalah cerminan budaya masyarakat Minang yang ramah, terbuka, dan menghargai sesama. Masakan Padang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Indonesia, bahkan dikenal dan disukai hingga ke mancanegara. Kini, dengan lolosnya Padang ke tahap kedua seleksi Kota Gastronomi Dunia, nama masakan Padang berpeluang semakin mendunia.

Pemerintah Kota Padang menyambut gembira pencapaian ini dan berkomitmen terus mempersiapkan segala kebutuhan penilaian hingga tahap akhir. Dukungan seluruh lapisan masyarakat, pelaku usaha kuliner, tokoh adat, budayawan, dan pemangku kepentingan sangat dibutuhkan agar Padang dapat mempersembahkan yang terbaik dan diterima sebagai Kota Gastronomi Dunia. Jika terpilih nanti, Padang akan semakin dikenal dunia melalui kekayaan kulinernya, membuka peluang pariwisata yang lebih luas, serta meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha kuliner dan masyarakat sekitar secara keseluruhan.

Pencapaian ini membuktikan bahwa kekayaan budaya kita, termasuk di dalamnya kekayaan rasa kuliner daerah, adalah warisan yang berharga dan layak diakui dunia. Kita tidak perlu meniru budaya orang lain untuk diakui, cukup melestarikan dan mempromosikan apa yang sudah kita miliki dengan bangga dan penuh keyakinan. Semoga lolosnya Padang ke tahap kedua ini menjadi langkah awal yang membawa masakan Padang dan budaya Minangkabau semakin melangkah gagah di panggung dunia.

administrator

Related Articles