Dominasi Sang Raja Langit: ONIC Esports Bungkam RRQ Hoshi Dua Game Tanpa Balas

Dominasi Sang Raja Langit: ONIC Esports Bungkam RRQ Hoshi Dua Game Tanpa Balas

Hari kedua pekan kedua Regular Season MPL Indonesia Season 18 pada hari Sabtu, 22 Agustus 2026, ditutup dengan pertandingan akbar yang paling dinantikan di kancah profesional Mobile Legends tanah air. Laga klasik bertajuk Royal Derby edisi ke-41 mempertemukan dua tim rival abadi, ONIC Esports melawan RRQ Hoshi, pada pukul 20.00 WIB. Laga penuh gengsi yang digelar di XO Hall – MPL Arena Jakarta ini berjalan dengan tensi tinggi sejak fase pemilihan hero. Namun, performa factual di atas panggung menunjukkan kesiapan strategi dan eksekusi objektif yang lebih matang dari skuad ONIC Esports, yang berhasil membungkam RRQ Hoshi lewat kemenangan bersih 2-0.

Game pertama dibuka dengan dominasi makro yang kuat dari punggawa ONIC Esports. Memanfaatkan draf hero yang memiliki kapabilitas kontrol area (zone control) yang unggul, ONIC sukses membatasi pergerakan jungler RRQ Hoshi sejak menit pertama. Setiap kontestasi terhadap Turtle selalu berhasil diamankan oleh ONIC secara bersih. Keunggulan penguasaan peta ini membuat ONIC mampu mendikte jalannya tempo permainan dan mengumpulkan pundi-pundi gold secara konsisten. RRQ Hoshi berulang kali mencoba melakukan inisiasi pertahanan di area inner turret mereka, tetapi tekanan konstan yang dilancarkan oleh ONIC membuat lini pertahanan tersebut rontok perlahan. Melalui serangan terarah bersama Lord pertama, ONIC menyudahi perlawanan game pertama dengan keunggulan 1-0.

Memasuki game kedua, tim RRQ Hoshi berupaya bangkit dan mengubah ritme permainan dengan mengamankan hero-hero agresif untuk mengimbangi lini depan ONIC Esports. Fase early game berjalan lebih berimbang dibanding game sebelumnya, di mana aksi saling tukar poin kill sempat terjadi di area gold lane dan mid lane. Meskipun demikian, disiplin tinggi dalam menjaga keutuhan formasi perang menjadi keunggulan utama dari ONIC Esports malam itu. Mereka tidak terburu-buru melakukan komitmen perang yang berisiko tinggi dan lebih memilih mengamankan keunggulan objektif turret luar secara bertahap.

Titik krusial penentu kemenangan ONIC terjadi pada perebutan Lord di menit ke-13. RRQ Hoshi mencoba memaksa perang terbuka demi mencuri momentum kebangkitan. Namun, pertahanan kokoh serta counter-setup yang rapi dari skuad ONIC justru membalikkan keadaan. Mereka sukses mengeliminasi beberapa pemain pilar dari RRQ Hoshi, mengamankan Lord, dan langsung meluncurkan push akhir secara kolektif menuju jantung pertahanan lawan. Base utama milik RRQ Hoshi berhasil dihancurkan, mengunci kemenangan telak 2-0 untuk ONIC Esports. Kemenangan mutlak di panggung Royal Derby ini menjaga tren positif serta memperpanjang rekor tak terkalahkan milik ONIC Esports di awal musim Regular Season MPL ID Season 18, sementara RRQ Hoshi dipaksa turun untuk mengevaluasi performa mereka di sisa pekan kompetisi berikutnya.

administrator

Related Articles